Holaaaa. well..ini hasil lukisan 'Cukil Kayu' pertama gue..
serunya bikin cukil kayu ituuu...ngerjainnya jadi super serius, tapi bikin greget, gregetan pengen cepet-cepet kelar, dan liat hasil akhirnyaa,,, pegel juga, kepala jadi keseringan nunduk, soalnya nyukil2 gtu, hihi
jadi dapet pengalaman juga, gimana zaman dulu orang-orang bikin xylografi *ciee bahasa gue #ngeludahsatuember
langkah pertama itu,
1. siapin papan kayu *tapi ya ga tebel tebel jugaa,
2. terus siapkan alat cukil (pisau2 runcing,berbagai variant *ehh) ya cari aja di toko2 kali aja ada.
3. tinta hitam, > biasanya dijual di toko2 kertas
4. cat khusus > warna hitaam. gunanya buat lapisan terakhir, supaya warnanya tahan lama. lumayan mahal, harganya 100 ribu lebih'an satu kaleng..
prosesnya :
* sebelumnya kita bikin sketch (gambar yang sesuai dengan kemauan) teruss....
* papan kayunya di lapisin tinta hitam merata, di keringkan heula.
* skecth yang uda dibuat, dijadikan pola buat papan kayunya. kan di tempel di papan kayu tuh, terus dijiplak pake pensil ngikutin pola gambarnya.
* nah, kan uda kebentuk tuh, pola yang di papan kayu, lanjut aja di cukil2 deh papannya. sesuai kata hati *tsaaah buat terakhirnyaa
* cat hitam (yang mahal itu) di ratakan pake roller di atas kaca harus merata (supaya lebih rapi hasilnya. udah gitu
* papan yang uda jadi dengan cukilan nya, di lapisin cat yang dari roller, karena ada permukaan tinggi, yang permukaan rendahnya (hasil cukilan) ga akan kena cat, (kalo emang hati2 bgt pas nge roll ke papannya)
*sekiaan penjelasan saya yang carut marut,belal belol ini. maklum bukan anak sastra indonesia, wkkwkw
nih ada penjelasan lebih rasional, hihih *dari wikipedia
Cukil kayu , adalah salah satu teknik cetak relief, merupakan teknik seni grafis paling awal, dan merupakan satu-satunya yang dipakai secara tradisional di Asia Timur. Kemungkinan pertama kali dikembangkan sebagai alat untuk menciptakan pola cetak pada kain, dan pada abad ke-5 dipakai di Tiongkok untuk mencetak teks dan gambar pada kertas. Teknik cukil kayu di atas kertas dikembangkan sekitar tahun 1400 di Eropa, dan beberapa waktu kemudian di Jepang. Di dua tempat ini, teknik cukil kayu banyak digunakan untuk proses membuat gambar tanpa teks.
Seniman membuat skets terlebih dulu pada sebidang papan kayu, atau di kertas yang kemudian ditransfer ke papan kayu. Tradisionalnya, seniman kemudian menyerahkan rancangannya ke ahli cukil khusus, yang menggunakan peralatan tajam untuk mencukil bagian papan yang tidak akan terkena tinta. Bagian permukaan tinggi dari papan kemudian diberi tinta dengan menggunakan roller, lalu lembaran kertas, yang mungkin sedikit lembap, ditaruh di bawah papan. Kemudian papan digosok dengan baren (alat yang digunakan di Jepang) atau sendok, atau melalui alat press. Jika memakai beberapa warna, papan yang terpisah dipakai untuk tiap warna.
Cukil kayu atau xylografi sebutan dalam seni grafis, di mana gambar dipahat pada permukaan papan kayu, dengan bagian yang akan dicetak tetap sejajar dengan permukaan sementara bagian yang tak dicetak dicukil atau dipahat dengan tatah/alat cukil. Bagian yang dicukil dengan pisau atau tatah hasilnya menjadi "putih" (warna kertas atau bahan lain) , bagian yang tidak dicukil tetap sejajar dengan permukaan aslinya, hasilnya menjadi "hitam" (warna tinta). Seni cukil kayu disebut juga dengan "xilografi" ("xylography") tapi kata ini jarang digunakan dalam bahasa Inggris.
ni contoh contoh alat2 yang dibutuhkan kalo lagi mau cukil menyukil > sumbernya google !
terus ini salah satu karya yang di aplikasi kan ke baju, *semacam sablon baju.


mau ihh bikinin satu donk debooonk :))))))
BalasHapushiihii kalo lagi ga sibuk ya say :p
BalasHapus